Teknik Marketing dengan Konten Artikel yang Baik

Spread the love

Anda seorang pebisnis online atau internet marketing? Tentunya tidak asing dengan istilah konten bukan? Ya, dengan konten lah Anda meramu ide di kepalamenjadi susunan tulisan untuk memberikan informasi kepada pengunjung website Anda, atau mempersuasi pengunjung agar membeli produk dan jasa yang Anda tawarkan melalui web misalnya.

Anda bisa membuat artikel sendiri adalah pilihan, namun tak sedikit para pebisnins yang enggan menuli sendiri. Hal tersebut tentu saja wajar, toh meeka adalah pebisnis, bukan penulis. Mereka cenderung mengurusi masalah-masalah yang berkaitan dengan bisnis mereka alih-alih membuat tulisan sendiri. Untuk urusan konten artikel biasanya mereka serahkan kepada staf yang ditugasi khusus mengurus soal konten. Atau jika tidak begitu mereka bisa memesan kepaa jasa penulisan artikel yang mereka percaya. Contohnya jika di Surabaya Anda bisa order ke jasa penulis artikel Surabaya.

Berikut ini adalah contoh tulisan artikel, sebagai contoh jika Anda ingin membuat konten artikel dengan tema kesehatan. Tulisan ini sebagai referensi saja.

Konten Artikel Psikologi

Mengenal Ciri-Ciri Gangguan Bipolar

,Ketika seseorang merasakah kebahagiaan yang berlebihan, banyak yang mengkhawatirkan apakah hal tersebut termasuk gangguan bipolar? Gangguan bipolar merupakan salah satu bagian dari masalah kejiwaan yang menimpa seseorang. Dimana orang yang mengalami gangguan tersebut, biasanya memiliki peraasaan yang berlebihan saat mereka bahagia. Atau juga, ketika mereka merasa ketakutan yang sangat berlebihan saat berada dalam sebuah situasi.

Banyak orang ternama di dunia yang memiliki masalah tersebut. Misalnya saja komposer ternama Ludvig van Beethoven atau juga pelukis Vincent van Gogh. Penyanyi Elvis Presley dan vokalis group rock Guns N Roses, Axl Rose juga menjadi sosok yang dikenal memiliki gangguan psikologi bipolar tersebut.

Mengenal Ciri-Ciri Gangguan Bipolar

Hal yang kemudian muncul dan menjadi pertanyaan adalah mengapa gangguan psikologi bipolar atau disebut juga bipolar disorder ini terjadi.  Gangguan bipolar yang menimpa seseorang ini terjadi karena adanya dua kutub yang memiliki potensi ekstrem ketika meningkat. Hal ini dikenal dengan istilah manix, sedangkan ketika kutub tersebut menurun, disebut dengan depresi. Pada penderita bipolar ini, fase depresi ini lebih sering terjadi daripada fase manic.

Untuk melakukan pedeteksian dari masalah gangguan psikologi ini, ada tiga parameter yang digunakan. Ketiga parameter tersebut adalah perasaan, perilaku, serta proses pikir.

Dimana ketika seseorang sedang dalam fase manic, perasaan mereka akan meningkat. Sehingga mereka akan merasa menjadi seseorang yang sangat hebat. Saat ini, proses pembicaraan yang terjadi akan berlangsung cepat dan banyak, sehingga sulit untuk dihentikan. Dalam perilaku sehari-hari, hal ini bisa ditunjukkan misalnya dengan melakukan pola belanja yang berlebih atau aktivitas seksual yang berlebih.

Penderita gangguan bipolar biasanya akan sulit dihentikan bicara mereka, karena banyak gagasan yang muncul dalam pikiran mereka. sehingga berbagai gagasan tersebut, seakan-akan berlomba untuk berusaha dimunculkan.

Gangguan kejiwaan yang disebut bipolar ini, banyak menjangkiti kehidupan masyarakat. Di Amerika sendiri, diketahui sekitar 1 sampai 3 persen dari masyarakat Amerika Serikat mengalami gangguan tersebut.  Para penderita gangguan bipolar ini, sebagian bisa disembuhkan. Namun ada pula penderita yang memerlukan terapi secara terus menerus agar bisa mengontrol kondisi kejiwaan penderita. Namun demikian, perlu diketahui bahwa bipolar berbeda dengan penyakit gila. Sehingga penderita bipolar bukanlah orang gila.

Ok, terima kasih sudah membcara artikel ini. Semoga tulisan ni bisa menginspirasi Anda untuk menghasilkan konten artikel yang lebih baik. Maju terus penulisan konten artikel Indonesia. Salam super!

error: Content is protected !!